Tugas praktikum analisis dan perancangan sistem informasi seksi 02 (CIA230)

Tugas praktikum analisis dan perancangan sistem seksi 02  :

Sebuah kampus  akan membangun sistem informasi  secara terpadu, Anda diminta membuat  ENTITY RELATIONSHIP MODEL (ERD)  secara lengkap (tugas individu/per-orangan) , tugas di upload pada hybrid e-learing (pertemuan -4 box upload telah di siapkan), format tugas  dalam file  Visio 2010, jangan lupa tulis NIM  dan Nama, tugas harus sudah di upload paling lambat tanggal  5 Maret 2013.

Ok terimakasih

Salam :D

Tugas praktikum Analisis dan perancangan sistem informasi (CIA230), seksi 01-reguler

Tugas praktikum analisis dan perancangan sistem seksi 01 :

Sebuah rumah sakit akan membangun sistem informasi layanan pasien secara terpadu, Anda diminta membuat  ENTITY RELATIONSHIP MODEL (ERD)  secara lengkap (tugas individu/per-orangan) , tugas di upload pada hybrid e-learing (pertemuan -4 box upload telah di siapkan), format tugas  dalam file  Visio 2010, jangan lupa tulis NIM  dan Nama, tugas harus sudah di upload paling lambat tanggal  5 Maret 2013.

Ok terimakasih

Salam :D

Peran e-learning untuk mendukung proses perkuliahan

Seiring dengan perkembangan Teknologi Informasi, khususnya dibidang internet  maka masalah demografi  dan waktu  bukan merupakan hambatan untuk proses belajar mengajar.  Seiring dengan tersebut proses  belajar dan mengajar lebih leluasa karena multi akses, pada perinsipnya teknologi tersebut dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu: Technology based learning dan Technology based web-learning. Technology based learning ini pada prinsipnya terdiri dari Audio Information technologies (radio, audio tape, voice mail telephone) dan Video Information Technologies (video tape, video text, video messaging). Sedangkan technology based web-learning pada dasarnya adalah Data Information Technologies (bulletin board, Internet, e-mail, tele-collaboration).Ada beberapa alternatif paradigma pendidikan melalui internet ini yang salah satunya adalah system “dot.com educational system” ).Paradigma ini dapat mengitegrasikan beberapa system seperti, Pertama, paradigma virtual teacher resources, yang dapat mengatasi terbatasnya jumlah dosen  yang berkualitas, sehingga mahasiswa tidak harus secara intensif memerlukan dukungan dosen ,karena peranan dosen melalui dunia  maya (virtual lecuture) dan sebagian besar diambil alih oleh  system belajar tersebut. Kedua, virtual school system, yang dapat membuka peluang menyelenggarakan pendidikan dasar, menengah dan tinggi yang tidak memerlukan ruang dan waktu. Keunggulan paradigma ini daya tampung mahasiswa/i tak terbatas.

 type-elearning-course

Keuntungan lain  penggunaan e-learning dijelaskan oleh Effendi dan Hartono Jhuang (2005:9) antara lain: Mengurangi biaya pelatihan, fleksibilitas waktu, fleksibilitas tempat, fleksibilitas kecepatan pembelajaran, standarisasi pengajaran, efektivitas pengajaran, kecepatan distribusi, ketersediaan on-Demand dan otomatisasi proses administrasi. Sedangkan lebih lanjut keterbatasannya menurut Effendi dan Hartono (2005:15) antara lain: menuntut budaya self learning, investasi, teknologi, infrastruktur dan materi.Sedangkan strategi e-learning melibatkan empat tahap: analisa, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Analisa dapat dilakukan dengan analisa SWOT (Strengths-Weakness-Opportunities-Threats) yakni analisa berdasarkan kekuatan, kelemahan, peluang atau ancaman). Faktor-faktor yang harus dianalisa antara lain kebutuhan organisasi, kebutuhan pelatihan, budaya organisasi dan infrastruktur.Perencanaan merupakan sesuatu yang harus dilakukan dalam strategi apapun. Hasil analisa tahap sebelumnya menjadi dasar proses menyusun rencana penerapan e-learning. Perencanaan yang dibuat meliputi banyak aspek strategi. Aspek perencanaan utama yang harus kita tinjau adalah network, learning management system, materi dan marketing.Pelaksanaan, tim yang terkait mulai melaksanakan rencana kerja yang telah disepakati pada tahap perencanaan. Pertama-tama, kita harus memilih anggota tim yang dibutuhkan untuk melaksanakan rencana penerapan program e-learning. Anggota tim berasal dari berbagai departemen dan latar belakang yang berbeda. Tahap ini memerlukan keahlian project management yang andal untuk memastikan koordinasi dan eksekusi pekerjaan sesuai rencana dan tidak menyimpang dari tujuan dan strategi. Keahlian kepemimpinan (leadership skill) yang tinggi sangat diperlukan agar tim dapat menyatu dan bekerja sama dengan baik. Tahap pelaksanaan meliputi: pre-launch, launch dan post-launch.Evaluasi dilakukan terhadap hasil pembelajaran peserta pelatihan yang berhubungan dengan pemakaian materi. Penilaian akan dilakukan secara bertingkat sebagai berikut: (1) mengukur kepuasaan peserta pelatihan dari segi interaksi dan tampilan program e-learning; (2) mengukur hasil pembelajaran, apakah peserta pelatihan dapat menyerap materi; (3) mengukur apakah materi pembelajaran benar-benar digunakan oleh peserta pelatihan ketika melakukan kegiatan sehari-hari sehingga kinerja meningkat; dan (4) mengukur berapa banyak hasil yang didapat oleh organisasi dengan adanya pelatihan e-learning sehingga kinerja sumber daya manusia meningkat. Hasil tersebut dapat dibandingkan dengan jumlah investasi yang ditanam agar mendapatkan hasil ROI (return on investment) dari penerapan e-learning.. Pembelajaran Efektif Pembelajaran merupakan upaya sadar dan disengaja oleh dosen/pengajar untuk membuat mahasiswa belajar melalui pengaktifan berbagai unsur dinamis dalam proses belajar siswa. Beberapa ciri-ciri pembelajaran dikemukakan oleh Gagne (1975), sebagai berikut: Mengaktifkan motivasi, memberikan tujuan belajar, mengarahkan perhatian, merangsang ingatan, menyediakan bimbingan belajar, meningkatkan retensi, melancarkan transfer belajar dan memperlihatkan penampilan dan memberikan umpan balik. Lebih lanjut Oemar Hamalik (1999) menjelaskan tiga ciri khas yang terkandung dalam sistem pembelajaran sebagai berikut: (1) Rencana, ialah penataan ketenagaan, material, dan prosedur, yang merupakan unsur-unsur sistem pembelajaran dalam suatu rencana khusus; (2) salingketergantungan (interdependence) di antara unsur-unsur sistem pembelajaran yang serasi dalam suatu keseluruhan. Tiap unsur bersifat esensial dan masing-masing memberikan sumbangannya kepada sistem pembelajaran; (3) tujuan, sistem pembelajaran mempunyai tujuan tertentu yang hendak dicapai.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tugas kuliah Analisis dan perancangan sistem informasi (CIA230)

Mohon perhatian para Mahasiswa/i yang mengambil matakuliah analisis dan perancangan sistem informasi, untuk mengerjakan tugas kuliah minggu ke 2, dengan cara terlebih dahulu mempelajari  materi kuliah (Materi dalam format powerpoint/materi powerpoint 2) adapun tugas yang anda harus kerjakan sebagai berikut :

1. Tugas Per-orangan (individual) jagan lupa tulis NIM dan Nama
2.Membuat ringkasaan dalam format ms word atas materi kuliah tsb
3. Ringkasan dibuat dengan font  Arial  dengan size  12
4.Dari ringkasan tsb agar dibuat/ditarik kesimpulan
5.Selanjutnya tugas tsb di upload pada box hybrid e-learning, batas upload lihat ketentuan pada box upload tugas
6.Tugas yang sama persis (100%) TIDAK AKAN DINILAI, dan akan di beris sanksi
7.Utuk memperkaya wawasan, sangat diperbolehkan menambah materi dari pihak lain dengan catatan tidak melenceng dari content perkuliahan

 

 

 

ESA121 Pengantar Applikasi komputer

Fungsi Perangkat keras dan perangkat lunak komputer 

Peran perangkat keras  dewasa ini harus dapat mengimbangi kemajuan software yang berusaha mengimbangi tuntutan applikasi dari pengguna, terutama dalam multimedia yang  memerlukan dukungan perangkat keras agar mampu mengimbangi kebutuhan user.Komputer terdiri dari beberapa komponen yang merupakan suatu  kesatuan atau sistem. Sistem komputer terdiri dari  komponen-komponen yang saling bekerja sama membentuk suatu kesatuan. Apabila salah satu komponen tidak berfungsi maka akan mengakibatkan tidak berfungsinya suatu komputer dengan baik.

Hardware
Hardware atau peripheral adalah penyedia sumber daya untuk komputasi. Hardware terdiri dari :
•    Input Device
•    Process Device
•    Output Device
•    Storage Device

Software
Software adalah sarana yang memberitahukan hardware apa yang harus dikerjakannya. Berbeda dengan hardware, software adalah sesuatu yang abstrak. Ia hanya dapat dilihat dari apa yang dilakukannya terhadap hardware. Software dibagi lagi menjadi dua bagian yaitu sistem operasi dan program aplikasi. Sistem Operasi adalah software yang bertugas mengontrol dan mengkoordinasikan pengunaan hardware untuk berbagai Aplikasi untuk bermacam-macam pengguna. Sementara program aplikasi, adalah Software yang menentukan bagaimana sumber daya digunakan untuk menyelesaikan masalah user. Klasifikasi Software terbagi menjadi :
•    Sistem Operasi (Operating System)
Contoh Operating system : windows  9x sampai dengan windows 8
: Linux
: Android, IOS, Unix

Perangkat lunak yang dihubungkan dengan pelaksanaan program dan koordinasi dari aktivitas sistem komputer.

Fungsi dasar :
* Menjadwalkan tugas
* Mengelola Sumberdaya perangkat lunak dan perangkat keras
* Menjaga keamanan sistem
* Memungkinkan pembagian sumberdaya untuk beberapa pemakai
* Menyimpan catatan pemakai
* Menangani interrupt
•    Bahasa Pemrograman (Program Language)
Bahasa komputer yang digunakan untuk menulis instruksi-instruksi program untuk melakukan suatu pekerjaan yang dilakukan oleh programer.
Adapun bahasa pemrograman yang dikenal saat ini:
* Bahasa tingkat rendah (Low Level Language)
contoh : Assembler
* Bahasa tingkat menengah (Middle Level Language)
contoh : bahasa c
* Bahasa tingkat tinggi ( High Level Language)
contoh : Visual Basic,Java, PHP dll.
•    Program Paket (Program Application)
Yaitu program komputer yang siap digunakan atau disebut juga program siap pakai. Program paket digunakan untuk aplikasi bisnis secara umum, aplikasi khusus dibidang industri, aplikasi untuk meningkatkan produktifitas organisasi atau perusahaan dan aplikasi untuk produktifitas perorangan.
Contoh : Office