Blog sebagai media

Blog merupakan  media publikasi tulisan, baik itu tulisan tentang  tentang  artikel ataupun tulisan pribadi atau sebagai  pendapat /pemikiran, saat ini blog juga digunakan seagai media iklan untuk kegiatan bisnis. Blog memiliki banyak jenis, sesuai dengan fungsi dan tujuan blog itu dibuat.

????????????????????????????????????????

Tujuan utama membuat blog adalah sebagai sarana berbagi  pengetahuan, pengalaman pribadi, hobi. Banyak para pembuat blog menggunakannya  sebagai sarana yang efektif untuk mengemukakan ide atau gagasan atau sebagai media publikasi suatu artikel. kelebihan  blog tidak dibatasi ruang dan waktu, karena  lingkup global, dunia internet yang dihadirkan ‘tidak pernah off line kecuali ada ganguan infra struktur internet atau akses kita terhadap internet.

aku-ngeblog-kamu

Peran Sistem Operasi

Sistem operasi adalah perangkat lunak yang berupa software berfungsi untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras dan perangkat lunak (Applikasi) serta merupakan dasar dari semua program aplikasi yang di instal pada komputer tsb. Sistem Operasi adalah perangkat lunak pada lapisan pertama yang ditempatkan pada memory komputer pada saat komputer dinyalakan booting. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti untuk software-software itu. Layanan inti tersebut seperti akses ke media  input ataupun output, manajemen memori,  antar-muka user GUI. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi.

SISTEM OPERASI

Sistem Operasi adalah penghubung antara lapisan hardware dengan lapisan software. Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem berkas. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur schedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.

Dalam banyak hal , Sistem Operasi menyediakan suatu aturan  dari fungsi-fungsi standar, dimana aplikasi lain dapat memanggil fungsi-fungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program baru, tidak perlu membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal.

MEMORY

Sistem informasi

Sistem Informasi merupakan gabungan  dari  teknologi informasi dan kegiatan pengguna/user teknologi informasi misalnya  untuk mendukung operasi/kegitan proses bisnis dalam hal ini yang menggunakan adalah pihak manajemen. Istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritma, data, dan teknologi. Dalam pengertian ini, istilah ini digunakan untuk merujuk tidak hanya pada penggunaan organisasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), tetapi juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini dalam mendukung proses bisnis, pendukung pengambilan keputusan dan masih banyak lainnya yang berkaitan dengan teknologi informasi

peran si

Perbedaan antara sistem informasi , TIK, dan proses bisnis. Sistem informasi yang berbeda dari teknologi informasi dalam sistem informasi biasanya terlihat memiliki komponen TIK. Hal ini terutama berkaitan dengan tujuan pemanfaatan teknologi informasi. Sistem informasi juga berbeda dari proses bisnis. Sistem informasi membantu untuk mengontrol kinerja proses bisnis yang dilakukan oleh intitusi

Sistem informasi adalah gabungan yang terorganisasi dari manusia, perangkat lunak, perangkat keras, jaringan komunikasi dan sumber data dalam mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam organisasi

Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.

kerangka SI

Tugas sistem informasi SP2013 (Tugas kelompok-1)

Tugas Presentasi  KELOMPOK -1

Baca dan pelajari materi-2 ( Materi 2013)

MATERI TUGAS  CHAPTER 2 How Businesses Use Information Systems

Lakukan sbb :

  1. Summary  dari  materi 2 (materi 2013)  dalam bentuk powerpoint dan  buat narasi dari materi 2  tsb dalam Format MS Word dipresentasikan dimuka kelas sebagai bahan diskusi
  2. Buatlah pertanyaan dari materi tersebut minimal 3 soal
  3. File powerpoint,  narasi format Msword dan soal di upload pada hybrid e-leraning (pada box yg telah disediakan)
  4. Tuliskan Nama dan peserta kelompok pada halaman sampul/cover tugas

Menghapus Tabel dari Database pada access 2007

Menghapus Tabel dari Database

Untuk menghapus tabel dari Database, ikuti langkah-langkah berikut :

I.  Jika Anda sedang mengaktifkan/bekerja dengan tabel yang akan kita hapus, maka Anda harus keluar dahulu dari tabel tersebut. Caranya dengan mengklik kanan pada Objek Tab (judul tabel) kemudian Close .

Mengubah atau Mengatur Tampilan Baris, Kolom dan Data pada Tabel

I.  Aktifkan kolom yang akan diubah lebar kolomnya

II.  Masuk ke tab Home.

III.  Klik tombol  More  yang ada di  group  Records lalu pilih  Column Width  atau klik kanan pilih

Column Width sehingga muncul:

IV.  Pada kotak isian Column Width, isikan angkanya.

V.   Klik OK.

Keterangan:

Standar Width : mengubah lebar kolom ke lebar kolom semula (standar)

 Best Fit : mengubah lebar kolom sesuai dengan banyaknya karakter pada kolom data.

Mengubah Tinggi Baris

I.  Aktifkan baris yang akan diubah tinggi barisnya.

II.  Masuk ke tab Home.

III.  Klik tombol  More  yang ada di  group  Records lalu pilih  Row Height  atau klik kanan pilih Row Height sehingga muncul :

IV.  Pada kotak isian Row Height, isikan angkanya.

V.  Klik OK.

Menyisipkan Kolom/Field Baru

Untuk menyisipkan kolom/field baru pada tabel yang sedang aktif, ikuti langkah berikut :

I.  Pilih dan klik tabel yang Anda inginkan pilih ke ribbon Home →Datasheet View  .

II. Tempatkan titik sisip atau penunjuk sel pada posisi kolom/field yang Anda inginkan.

III.  Kemudian klik kanan pilih Insert Column.

Menghapus Kolom/Field Tertentu

Untuk menghapus kolom/field tertentu yang tidak dibutuhkan lagi, ikuti langkah berikut :

I.  Pilih dan klik tabel yang Anda inginkan pilih ke ribbon Home →Datasheet View  .

II.  Tempatkan titik sisip atau penunjuk sel pada posisi kolom/field yang Anda inginkan.

III.  Kemudian klik kanan pilih Delete Column.

Mengubah Nama Field/Column

Untuk mengganti nama field/column, langkahnya hampir sama dengan kedua langkah materi diatas, hanya tinggal pilih Rename Column dan tentukan nama field/column yang baru.

Menyembunyikan Field/Column

Untuk menyembunyikan field/column, langkahnya hampir sama juga dengan ketiga langkah materi diatas, hanya tinggal pilih  Hide Columns  untuk menyembunyikan kolom dan  Unhide Columns  untuk mengembalikan (menampilkan kembali).

Mengubah Font Data pada Tabel

Setting ini untuk memperindah lagi tampilan data pada  tabel, Anda dapat mengubah pengaturan fontdata pada tabel tersebut dengan menggunakan langkah berikut ini :

Mengubah Tampilan Datasheet Tabel

Pada pengaturan ini hampir mirip langkah-langkahnya dengan materi mengubah font diatas.Atau bisa juga dengan mengklik tanda    pada ujung kanan bawah ribbon font.  Maka akan keluar kotak dialog.

Memindahkan Penunjuk Record pada TabelSelain dengan cara menggunakan tombol-tombol atau dengan menggunakan mouse untuk berpindah dari satu record ke record yang lain, Anda juga dapat memindahkan penunjuk record dengan

menggunakan salah satu perintah dibawah ini.

Mengatur Record Data pada Tabel

Sebelum Anda melakukan pengaturan record data yang ditempatkan pada tabel, terlebih dahulu Anda harus mengenal cara memilih record.Untuk memilih record tertentu, lakukan dengan cara mengarahkan penunjuk mouse pada area pemilihan record (record selector) yang ada di sebelah kiri record yang Anda inginkan (penunjuk mouse akan berubah menjadi panah hitam), kemudian klik satu kali pada area  pemilihan record (record selector) tersebut.Apabila Anda bermaksud memilih beberapa record, arahkan penunjuk mouse pada area pemilihan record (record selector) yang ada di sebelah kiri record awal yang Anda inginkan (penunjuk mouse akan berubah menjadi panah hitam), kemudian geser (drag) ke bawah atau ke atas di sepanjang area pemilihan record (record selector) sebanyak record yang Anda inginkan.

Menyisipkan/Menambah Record Baru

Penyisipan data/record berarti penambahan jumlah data yang telah ada. Data baru akan selalu tampil

setelah data terakhir. Untuk menyisipkan data/record langkahnya sebagai berikut:

I.  Pilih dan klik baris data/record yang akan anda sisipkan.

II.  Masuk ke tab Home.

III.  Klik tombol New yang ada pada group Records atau klik kanan lalu pilih New Record.

Menghapus Record

Untuk menghapus data yang tidak diperlukan lagi, langkahnya sebagai berikut:

I.  Pilih dan klik baris data/record yang akan anda hapus.

II.  Masuk ke tab Home.

III.  Klik tombol Delete  yang ada pada  group Records atau klik kanan lalu pilih

IV.  Pilih Delete Record.

Mencetak TabelSetelah selesai melakukan pengisian dan penyuntingan data pada tabel, terkadang Anda perlu mencetak tabel tersebut dalam bentuk Print-Out, untuk itu ikuti langkah berikut :

I.  Pilih dan klik tabel yang Anda inginkan pilih ke ribbon Home →Datasheet View.

II.  Klik Office Button dan pilih  Print. Jika Anda ingin melihat hasilnya sebelum di print Anda bisa

memilih Print Preview.

III.  Jika sudah, lanjutkan dengan klik Print.

IV.  Atau jika Anda ingin langsung mencetaknya bisa dengan menekan tombol  Ctrl+P,  tentukan konfigurasi printer dan OK.

Menempatkan Data berjenis Hyperlink,bila perlu Anda dapat menempatkan hyperlink pada tabel atau form. Dengan menggunakan hyperlink Anda dapat melompat ke sebuah objek dalam database Access, ke berbagai objek baik document file

yang ada di hard drive Anda maupun ke halaman internet atau me-link ke alamat email tertentu .Untuk menentukan lokasi objek yang akan diakses oleh hyperlink, Anda mengaturnya dengan langkah-langkah berikut :

I.  Letakkan pointer pada filed yang bertipe data hyperlink.

II.  Kilk kanan pada field tersebut.

III.  Pilih dan klik Hyperlink → Edit Hyperlink maka akan muncul kotak dialog seperti

IV.  Tentukan nama text-nya, selanjutnya pilih file/folder yang akan dibuka jika hyperlink tersebut di klik.

V.  Klik OK.

Menempatkan Data Berjenis Lookup Wizard

Terkadang kita ingin memasukkan atau  menambahkan data field tertentu yang datanya sebenarnya dapat diambil dari tabel lain. Untuk memudahkan Anda memasukkan data seperti itu, kita dapat memanfaatkan fasilitas Look Up pada saat pendefinisian DataType untuk field tertentu.

Menggunakan Fasilitas Look Up Wizard

Dengan menggunakan Fasilitas Lookup Wizard, Anda dapat membuat field lookup yang akan menampilkan daftar sejumlah nilai, baik dalam kotak daftar (list box) maupun dalam kotak combo (combo box) yang dapat dilihat dari tabel  lain. Anda juga dapat menggunakan Lookup Wizard dalam sebuah tabel untuk membuat field lookup ini ke sebuah form dengan menyeretnya dari daftar field secara otomatis menciptakan kotak daftar atau kotak combo dengan properti yang sama. Kotak daftar atau kotak combo field lookup ini juga secara otomatis ditambahkan ke query yang menyertakan field ini.

Mengurutkan, Menyaring, Mencari dan mengganti Data

Mengurutkan Data (Data Sort)

Anda dapat mengurut data dengan cara yang relatif cepat dan singkat, baik diurutkan berdasarkan Ascending  (menaik) maupun Descending (menurun). Misal urutkan data berdasarkan NAMA secara

Ascending, langkahnya sebagai berikut:

I.  Pilih dan klik kolom Nama Penyewa sehingga isi kolom Nama Penyewa akan    terseleksi.

II.  Masuk tab Home.

III.  Klik tombol Ascending pada group Sort & Filter.

Menyaring Data

Penyaringan (filtering) akan membatasi secara sementara jumlah record data yang akan ditampilkan sesuai dengan kriteria yang Anda tentukan.

Menyaring Data dengan Fasilitas Filter by Selection

Untuk menyaring data menggunakan Filter by Selection, ikuti langkah berikut :

I.  Buka tabel yang akan difilter (disaring) dalam tampilan Datasheet View.

II.  Tentukan Field yang akan disaring, letakkan pointer pada filed tersebut sehingga seluruh data dalam fieldnya tersorot.

III.  Pada kasus ini, kita ingin menyeleksi penyewa yang berasal dari kota Bandung. Maka letakkan

pointer pada Field Kota.

IV.  Klik Selection pada group Sort & Filter.

V.  Karena pada kasus ini ingin menyeleksi penyewa yang berasal dari kota Bandung. Pilih Equals

“Bandung”. Jika kita ingin menyaring penyewa yang berasal dari kota selain Bandung kita pilih Does Not Equal “Bandung”.

Menyaring Data dengan Fasilitas Filter by Form

Kelebihan menyaring data dengan fasilitas Filter by Form diantaranya yaitu :

a. Anda dapat menyaring data pada satu waktu dengan menggunakan lebih dari satu kriteria.

b.  Anda dapat menyaring data dengan menggunakan kriteria “atau”.

c. Pada kriteria Anda dapat menyertakan operator logika seperti lebih, besar lebih kecil, dan lain-lain.

Sebagai contoh kasus, kita ingin menyaring data pada Tabel DVD/VCD, yang ada pada field Tarif Sewa,

ikuti langkah-langkah berikut ini :

I.  Buka tabel yang akan difilter (disaring) dalam tampilan Datasheet View.

II.  Tentukan Field yang akan disaring, letakkan pointer pada filed tersebut sehingga seluruh data

dalam fieldnya tersorot.

III.  Klik Advance pada group Sort & Filter . Klik Filter by Form.

IV.  Kemudian akan muncul tampilan seperti dibawah ini :

V.  Tentukan kriteria yang akan dicari, Anda juga bisa menggunakan  Or. Or ini digunakan jika data

yang disaring dengan menggunakan kriteria pada Look for tidak ada yang memenuhi.

VI.  Setelah menentukan kriteria-kriterianya, klik Apply Filter/Sort.

Mencari dan Mengganti Data

Fasilitas Find berguna untuk mencari sebuah record yang berisi data tertentu. Sedangkan fasilitas

Replace berguna untuk mengganti data yang ditemukan dengan data yang baru yang telah Anda

tentukan. Jika Anda sudah pernah mencoba Fasilitas ini di program Microsoft Office yang lain, mungkin

tentu sudah familiar dengan fasilitas ini.

Mencari Data dengan Fasilitas Find

Untuk mencari data dengan menggunakan fasilitas Find, ikuti langkah berikut ini.

I.  Buka tabel yang Anda inginkan dalam tampilan Datasheet View.

II.  Klik Find pada Ribbon Find atau Anda juga bisa dengan menekan tombol Ctrl+F.

III.  Maka akan muncul kotak dialog seperti dibawah.

IV.  Anda dapat mengisikan kriteria data tertentu pada kotak isian Find What.

V.  Pada dropdown Look In pilih dan klik area pencarian yang Anda inginkan. Anda dapat mengatur agar pencarian dilakukan  hanya pada field yang sedang ditunjuk atau pada seluruh field yang ada pada tabel.

VI.  Pada dropdown Match pilih dan klik salah satu pilihan berikut :

  Whole Field, melacak data yang teksnya betul-betul sama. Misalnya yang dicari “Action”, maka yang ditemukan  hanya data “Action”, tidak akan ada “Action Baru”, “Action Barat” atau yang lainnya.

 Start to Field,  melacak data yang diawali dengan teks yang Anda cari. Misalnya yang dicari

“Action”, maka yang ditemukan “Action” atau “Action Baru”.

 Any Part of Field, melacak data yang mengandung teks yang Anda cari. Misalnya jika Anda

mencari “Action”  maka yang ditemukan adalah semua data yang mengandung kata

“Action”.

VII.  Pada dropdown Search, pilih dan klik salah satu pilihan berikut ini :

  All, melacak data pada semua record.

  Down, melacak data ke record-record berikutnya (melacak maju) mulai dari posisi record yang sekarang.

  Up, melacak data ke record-record sebelumnya (melacak mundur) ) mulai dari posisi record yang sekarang.

VIII.  Bila perlu beri tanda atau klik salah satu kotak cek berikut ini :

Match Case,  bila pencarian data ingin memperhatikan kesamaan jenis hurufnya (huruf besar atau kecil). Misalnya yang dicari “Action”, maka yang ditemukan hanya data “Action”, tidak akan menemukan “ACTION” atau “action”.

  Search Fields As Formatted, bila pencarian data ingin memperhatikan kesamaan formatnya.

IX.  Pilih dan klik tombol perintah  Find Next,  untuk mulai melakukan pencarian data yang pertama. Dengan langkah ini bila Access 2007 menemukan data yang Anda tentukan maka secara otomatis data yang ditemukan akan tersorot (terblok) hitam.