Category Archives: Uncategorized

Memilih wireless Network

wireless

Untuk memilih wireless network yang baik  saat ini harus memenuhi beberapa  criteria  diantaranya ada tiga area utama. Pertama, perangkat dan technology harus bisa memberikan layanan jaringan wireless yang  cepat. Kedua, perangkat wireless dan technology yang digunakan harus bisa memberikan jangkauan  yang maksimal  Ketiga, standard keamanan jaringan wireless harus  bisa memberikan melindungi jaringan private terhadap segala aksi penyusupan dan ancaman.

Kecepatan akses 

Akses  terkini mengadopsi multiplex spatial data astream yang bisa meng-agregate bandwidth sampai 450Mbps. Awalnya sebelum standard draft 802.11n di ratifikasi, wireless –N router tidak digaransi bisa jalan dengan standard final dari 802.11n jika standard ini sudah final dan diratifikasi nantinya. Banyak keraguan kalau-kalau versi draft ini tidak akan  jalan dengan versi final nantinya, akan tetapi versi draft ini dijamin backward compatible dengan standard industry 802.11b/g tentunya yang sudah berlogo Wi-Fi Certified (b/g/n) dan bisa mengisi kekosongan celah dari technology jaringan wireless saat itu.

cisco

Disamping itu, sudah diyakini oleh hampir semua pabrikan wireless saat itu  bahwa jika saja saat nanti standard industry ini diresmikan menjadi standard jaringan wireless tercepat, sudah sangat santer dipercaya bahwa tidak aka ada perubahan hardware. Kalau toch ada perubahan itu hanya lah cukup meng-upgrade firmwarenya saja yang natinya bisa di download secara gratis dari website vendornya masing-masing. Bahkan beberapa produk wireless –n routers yang ada sekarang ini mempunyai fitur upgrade secara automatis jika ada update firmware terbaru jika terhubung dengan internet.

Dan ternyata benar, saat versi final 802.11n diratifikasi, maka tidak ada masalah dengan kompatibilias antara yang versi draft dengan yang versi final. Tidak ada perubahan mendasar, hanya tambahan beberapa opsi saja.

Jangkauan

 

jarak

Memilih the best wireless network harus lah perangkat wireless dan technology yang bisa memberikan jangkauan jaringan wireless terjauh. Technology terkini (walaupun bukan baru) yang banyak diimplementasikan pada produk jaringan wireless adalah technology antenna yang cerdik yaitu technology MIMO (Multiple-in-multiple-out). Technology MIMO menggunakan beberapa antenna transmitter dan receiver untuk memperbaiki performa system jangkauan dan kecepatan. Teknology MIMO ini mengandalkan pada signal multipath – banyak arah. Signal multipath ini adalah sinyal pantulan yang datang pada receiver beberapa saat setelah sinyal transmisi LOS (line of sight) sampai. Teknologi ini bisa menciptakan signal yang kuat dan kecepatan maksimal dengan mengurangi dead spots.

Beberapa pabrikan wireless melengkapi produk mereka dengan technology MIMO ini atau beberapa technology penngembangan paten dari mereka untuk mencapai jangkauan terjauh. Sebut saja technology Extreme –N dari D-Link yang mengklaim mempunyai performa dengan kecepatan 14x lebih cepat dan jangkauan 6x lebih jauh dari standard yang bisa dicapai 802.11G.

 Keamanan

wire

Dalam memilih jaringan wireless, anda seharusnya memilih jaringan wireless yang bisa memberikan system keamanan / enkripsi jaringan terbaik dan terkuat saat ini – untuk melindungi kompromi jaringan. Sebagai aturan umum, anda harus memberikan tingkat perlindungan yang sebanding dengan tingkat sensitifitas dari data yang perlu anda lindungi. Tidak seperti dalam jaringan “wired” dimana kemanan secara fisik bisa dilindungi secara aman, jaringan wireless tidak dibatasi oleh fisik dimana dia ditempatkan atau didalam gedung yang kokoh. Sinyal wireless bisa dicapai bisa sejauh sampai 300 an meter dengan menggunakan laptop dan antenna penguat hi-gain jauh diluar gedung itu sendiri. Hal ini lah yang menjadikan jaringan wireless rentan terhadap segala macam penyusupan karena tidak dibatasi oleh gedung tempat dia berada.

Standard industry kemanan wireless saat ini adalah Wi-Fi Protected Access (WPA/WPA2) yang merupakan program certifikasi yang diciptakan oleh Wi-Fi Alliance untuk menunjukkan compliant terhadap protocol keamanan yang diciptakan oleh Wi-Fi Alliance untuk mengamankan jaringan wireless computer. protocol ini diciptakan seiring diketemukannya oleh para ahli banyaknya kelemahan system terdahululu WEP (Wired Equivalent Privacy).

Fitur lain yang perlu anda pertimbangkan dalam memilih perangkat wireless untuk the best wireless network adalah Quality of Services (QoS) yang memungkinkan pemberian prioritas data stream yang kita pilih.

Jika tanpa adanya QoS, wireless router kebanyakan – semua traffic wired dan wireless termasuk traffic VoIP, video streaming, Online Gaming, dan Web browsing digabung menjadi satu data stream. Dengan cara seperti ini, applikasi seperti video streaming bisa terjadi pause atau delay. Dengan technology Intelligent QoS, traffic wired dan wireless dianalisa dan dipisahkan kedalam beberapa data stream. Stream data ini kemudian dikatagorikan menurut sensitifitas terhadap delay, sehingga applikasi seperti VoIP, Video streaming, dan Online gaming diberikan prioritas diatas web browsing. Hal ini memungkinkan beberapa applikasi bisa berjalan halus pada TV atau PC anda.

Keamanan Jaringan Komputer Dengan Sistem De-Militarised Zone (DMZ)

dmz

De-Militarised Zone (DMZ), merupakan mekanisme untuk melindungi sistem internal dari serangan para penyusuf (hacker) atau pihak-pihak lain yang ingin memasuki sistem tanpa mempunyai hak akses. Sehingga karena DMZ dapat diakses oleh pengguna yang tidak mempunyai hak, maka DMZ tidak mengandung rule atau aturan yang lajimnya diterapkan pada sebuah jaringan komputer . Secara dasar DMZ melakukan perpindahan semua layanan suatu jaringan ke jaringan lain yang berbeda. DMZ terdiri dari semua port terbuka, yang dapat dilihat oleh pihak luar. Sehingga jika hacker menyerang dan melakukan cracking pada server yang mempunyai DMZ, maka hacker tersebut hanya dapat mengakses host yang berada pada DMZ, tidak pada jaringan internal. DMZ dapat dianalogikan dalam kehidupan  sehari kita melihat sebuah  pelabuhan selalu dibagun dibalik pulau, hal ini akan mengurangi deburan ombah yang besar  atau misalnya jika seorang pengguna bekerja di atas server FTP pada jaringan terbuka untuk melakukan akses publik seperti akses internet, maka hacker dapat melakukan cracking pada server FTP dengan memanfaatkan layanan Network Interconnection  System (NIS), dan Network File System (NFS). Sehingga hacker tersebut dapat mengakses seluruh sumber daya jaringan, atau jika tidak, akses jaringan dapat dilakukan dengan sedikit upaya, yaitu dengan menangkap paket yang beredar di jaringan, atau dengan metoda yang lain. Namun dengan menggunakan lokasi server FTP yang berbeda, maka hacker hanya dapat mengakses DMZ tanpa mempengaruhi sumber daya jaringan yang lain. Selain itu dengan melakukan pemotongan jalur komunikasi pada jaringan internal, trojan dan sejenisnya tidak dapat lagi memasuki jaringan.Makalah ini akan membahas bagaimana memberi hak pada pengguna baik internal maupun eksternal, pada semua layanan jaringan yang diperlukan.

hacker

DMZ adalah suatu area  bagi hackers yang digunakan untuk melindungi system internal yang berhubungan dengan serangan hacker (hack attack). DMZ bekerja pada seluruh dasar pelayanan jaringan yang membutuhkan akses terhadap jaringan “ Internet atau dunia luar” ke bagian jaringan yang lainnya. Dengan begitu, seluruh “open port” yang berhubungan dengan dunia luar akan berada pada jaringan, sehingga jika seorang hacker melakukan serangan dan melakukan crack pada server yang menggunakan sistem DMZ, hacker tersebut hanya akan dapat mengakses hostnya saja, tidak pada jaringan internal. Secara umum DMZ dibangun berdasarkan tiga buah konsep, yaitu: NAT (Network Address Translation), PAT (Port Addressable Translation), dan Access List. NAT berfungsi untuk menunjukkan kembali paket-paket yang datang dari “real address” ke alamat internal. Misal : jika kita memiliki “real address” 202.8.90.100, kita dapat membentuk suatu NAT langsung secara otomatis pada data-data yang datang ke 192.168.100.4 (sebuah alamat jaringan internal). Kemudian PAT berfungsi untuk menunjukan data yang datang pada particular port, atau range sebuah port dan protocol (TCP/UDP atau lainnya) dan alamat IP ke sebuah particular port atau range sebuah port ke sebuah alamat internal IP. Sedangkan access list berfungsi untuk mengontrol secara tepat apa yang datang dan keluar dari jaringan dalam suatu pertanyaan. Misal : kita dapat menolak atau memperbolehkan semua ICMP yang datang ke seluruh alamat IP kecuali untuk sebuah ICMP yang tidak diinginkan.

NAT

Network Address Translation(NAT) berfungsi untuk mengarahkan alamat riil, seperti alamat internet, ke bentuk alamat internal. Misalnya alamat riil 202.8.90.100 dapat diarahkan ke bentuk alamat jaringan internal 192.168.0.1 secara otomatis dengan menggunakan NAT. Namun jika semua informasi secara otomatis ditranslasi ke bentuk alamat internal, maka tidak ada lagi kendali  terhadap informasi yang masuk. Oleh karena itu maka muncullah PAT.

Titik Pengujian Kelayakan pada Sistem

Pengujian sistem meliputi  :

  • Scope Definitioan
  • Problem Analysis
  • Decision Analysis

SCOPE SYSTEMKelayakan operasional – pengukuran seberapa baik sebuah solusi dapat bekerja atau dapat diterima dalam sebuah organisasi.         Usability analysis – uji system’s user interfaces.

  1. Kelayakan teknikal – pengukuran kepraktisan solusi teknis dan keberadaan sumber dan ahli teknis
  2. Kelayakan penjadwalan – pengukuran kelayakan penjadwalan proyek
  3. Kelayakan Ekonomis –  pengukuran efektivitas biaya dari sebuah proyek atau solusi

Cost-Benefit Analysis Techniques

Costs:

• Development costs adalah one time costs yang tidak akan terjadi setelah proyek selesai

• Operating costs adalah biaya yang cenderung muncul sepanjang hidup sebuah sistem. Biaya-biaya ini dapat diklasifikasikan menjadi:

– Fixed costs — terjadi pada interval regular tapi biasanya relatif tetap

– Variable costs — terjadi sebagai proporsi dari beberapa faktor.

Benefits:

• Tangible benefits adalah keuntungan yang mudah dikuantifikasikan

• Intangible benefits adalah keuntungan yang sulit atau tidak mungkin dihitung

Teknik untuk Menghitung Kelayakan EkonomisPayback Analysis

Analisis payback period menghitung waktu yang diperlukan arus kas masuk sama dengan arus kas keluar. Analisis ini biasanya digunakan untuk mengukur tingkat resiko alternatif, berkaitan dengan seberapa cepat nila investasi dapat dikembalikan.

Alternatif tersebut dapat dilakukan dengan memperhitungkan time value of money (disebut discounted payback analysis) atau mengabaikannya (i = 0%).

Dengan memperhitungkan time value of money, lamanya periode pengembalian np, dihitung menggunakan persamaan:

Dengan mengabaikan  time value of money, lamanya periode pengembalian np, dihitung menggunakan persamaan:

Untuk deretan arus kas yang besarnya sama, persamaan 2 dapat langsung digunakan untuk memperoleh nilai np secara langsung dengan:

Return On Investment

Istilah “Return of Investment” adalah ukuran kinerja yang dapat digunakan untuk membandingkan beberapa investasi. ROI dihitung sebagai pendapatan bersih investasi dibagi dengan biaya investasi. Berikut rumusnya:

ROI = Laba Bersih / Biaya Investasi

dengan keterangan:

“Laba Bersih” = Pemasukan dari investasi – biaya Investasi

ROI biasanya tercatat sebagai persentase. Angka 10% berarti  10 sen per setiap rupiah yang diinvestasikan. Jika Anda ingin memiliki ROI dalam bentuk persentase, Anda harus menghitung sebagai berikut:

ROI = (Laba bersih / Biaya investasi) x 100

 

  1. Net Present Valueopular Techniques to Assess

Analisis Net Present Value (NPV) adalah salah satu metode analisis investasi untuk  menentukan layak atau tidaknya investasi pada suatu proyek dengan membandingkan beberapa alternatif investasi dengan menilai konskuensinya pada saat ini.

Definisi Net Preset Value (NPV) adalah :

Akumulasi dari nilai sekarang dari semua penerimaan bersih (setelah dikurangi oleh pengeluaran / biaya) selama umur investasi.

Pada analisis Net Present Value (NPV) semua pengeluaran dan penerimaan dalam cash flow (aliran kas) yang terjadi di masa yang akan datang dikonversi menjadi Nilai Sekarang (Present Value) dan dijumlahkan sehingga diperoleh akumulasi nilai sekarang dari seluruh aliran kas yang terjadi selama umur investasi.

 

Web service

web-services-management

Web Services adalah  salah satu bentuk implementasi dari arsitektur model aplikasi N-Tier yang berorientasi layanan.

Web Service dimulai dari konsep ringan yang kualitas layanan yang tinggi. Kebutuhan produksi dari berbagai segmen dan industri menuntut inovasi teknologi dan globalisasi ekonomi. Konsep ini terwujud dalam bentuk virtual enterprise (perusahaan virtual) . Kerjasama dengan berbagai perusahaan dan unit usaha dengan teknologi web mendukung konsep ini, salah satunya dengan web service. Web service sebagai sebuah teknologi dapat memfasilitasi beberapa isu perancangan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut :

  • Sebuah service dalam SOA adalah sebuah aplikasi web service. Pada dasarnya sebuah service dalam SOA adalah sebuah aplikasi yang merepresentasikan sebuah business logic atau automation logic dari sebuah proses sistem besar yang mencakupinya. Tuntutan dari sistem ini adalah dia harus bisa berdiri sendiri dan bisa berkomunikasi satu sama lain. Hal ini sudah dimilki oleh sebuah aplikasi web service. Maka dari itu, implementasi servicedalam SOA merupakan aplikasi web service.
  • Hubungan satu service dengan yang lainnya didefinisikan dengan Web Service Description Language (WSDL). WSDL mendeskripsikan bagaimana format sebuah pesan yang akan dikirim oleh sebuah aplikasi web service harus ditulis, agar dapat dimengerti oleh aplikasi web service lainnya yang menerima. Dalam sudut pandang SOA, yang menggunakan web service serbagai service, teknologi WSDL ini menjadi jembatan untuk menghubungkan sebuah serviceke service lainnya.
  •  Service berkomunikasi satu sama lain menggunakan SOA messaging. Kebutuhan untuk saling berkirim pesan dalam SOA merupakan hal yang paling penting. Untuk teknologi pengiriman pesan, kita dapat menggunakan SOAP. Hal ini dikarenakan SOAP fleksibel dan dapat dikembangkan lebih jauh.

ENTERPRISE APPLICATION INTEGRATION

 

Integrasi aplikasi enterprise adalah  perangkat lunak yang membahas secara lebih efektif kebutuhan untuk mengintegrasikan kedua sistem intra dan inter-organisasi. Dengan demikian, dengan aman menggabungkan fungsionalitas dari aplikasi yang berbeda.  menggabungkan teknologi integrasi tradisional (misalnya database berorientasi middleware) dengan teknologi baru EAI (adapter misalnya, broker pesan) untuk mendukung penggabungan efisien sistem informasi. Dengan demikian, hasil integrasi aplikasi dalam mendukung data, obyek dan penggabungan proses serta aplikasi kustom, sistem dikemas dan e-bisnis integrasi solusi.
Banyak pendekatan yang diusulkan dalam literatur normatif untuk menggambarkan integrasi aplikasi. Duke et al. (1999) antara lain menyatakan bahwa solusi didasarkan pada integrasi aplikasi melibatkan transportasi dan transformasi informasi antara satu atau lebih aplikasi. Ini juga mendukung (a) waktu dan aturan yang mengatur sekuensing ketika transportasi dan transformasi berlangsung dan (b) integritas kendala yang menentukan keberhasilan atau kegagalan integrasi. Dari perspektif teknis Themistocleous et al. (2000) mengusulkan bahwa EAI dicapai pada 3 lapisan integrasi yaitu:

Transportasi lapisan, yang mentransfer informasi dari sumber aplikasi ke infrastruktur integrasi dan dari kedua untuk aplikasi target.

Transformasi lapisan, yang menerjemahkan informasi dari format sumber aplikasi struktur sistem target.

Proses otomatisasi lapisan, yang mengintegrasikan proses bisnis dan mengontrol mekanisme integrasi.

 EA

Infrastruktur Teknologi Informasi

Infrastruktur teknologi informasi memberikan pondasi dasar bagi kapabilitas teknologi informasi yang digunakan untuk membangun aplikasi bisnis yang meliputi :

1.      Komponen Piranti Keras/Hardware Komputer, terdiri dari:
a.      Komponen Mesin, misalnya Komputer Client/PC, Laptop,  Server, tablet pc dan lain-lain
b.      Komponen Mainframe
2.      Komponen Piranti Lunak (Software) Komputer, misalnya Sistem Operasi
3.      Komponen Managemen dan Penyimpanan Data
4.      Komponen Jaringan/Telekomunikasi
5.      Komponen platform Internet
6.      Komponen Software Aplikasi Enterprise/Enterprise Software Application.
INFRASTRUKTUR TI
Perkembangan  Infrastruktur TI: 1950-2007
Adapun perkembangan infrastruktur TI  adalah sebagai berikut :
a.      Evolusi Mesin Akuntansi Elektronik: 1930-1950
b.      Era Mainframe contoh IBM S.38, S34  dan Komputer Mini: 1959 sampai sekarang
c.       Era PC: 1981 sampai sekarang
d.      Era Klien/Server: 1983 sampai sekarang
e.      Era Komputasi Internet Perusahaan: 1992 sampai sekarang
f.      Era Note book sampai sekarang
g.     Era PC Tab  dan ultra book sampai sekarang
Dibidang Teknologi jaringan  :
Dari generasi pertama sampai generasi 4 ( 1 G – 4 G) :
Multiplexing adalah Teknik menggabungkan beberapa sinyal untuk dikirimkan secara bersamaan pada suatu kanal transmisi. Dimana perangkat yang melakukan Multiplexing disebut Multiplexer atau disebut juga dengan istilah Transceiver / Mux. Dan untuk di sisi penerima, gabungan sinyal – sinyal itu akan kembali di pisahkan sesuai dengan tujuan masing – masing. Proses ini disebut dengan Demultiplexing. Receiver atau perangkat yang melakukan Demultiplexing disebut dengan Demultiplexer atau disebut juga dengan istilah Dem
Multipexing_demultiplexing_scheme_en.svg
Generasi pertama (1G)

 Jaringan 1G pertamakali ditemukan di tahun 1980 ketika AMPS di Amerika bekerjasama dengan TACS dan NMT di Eropa membuat terobosan di teknologi jaringan.

Generasi ke 2 (2 G) :
Generasi kedua memiliki memiliki fitur CSD sehingga transfer data lebih cepat. sekitar 14.4KBP.
Generasi 2,5
GPRS (The General Packet Radio Service) – 2.5G – adalah terobosan terbaru di generasi ke dua ini. GPRS jg adalah akar dari munculnya 4G. lahir pada tahu 1997 GPRS dengan sigap menggantikan CSD yang boros.

gprs

Generasi 3 :

       Antara tahun 2001 sampai 2003, EVDO Rev 0 pada CDMA2000 dan UMTS pada GSM pertama yang merupakan cikal bakal generasi ke tiga (3G) diperkenalkan.

3g

Generasi 4 :
4G adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris: fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada pengembangan teknologi telepon seluler. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah “3G and beyond”.

4g